Pulsafa · Margin Ops

Pulsa Rate Monitor

17 Agu 2026 / 8 dari 8 sumber berhasil diakses Tidak ada anomali >3 poin — hari paling stabil sejak monitoring Tukarpulsa naik 2 hari berturut di Telkomsel & XL/Axis
01 — Ringkasan Hari Ini

Hari paling tenang sejak monitoring, tapi Tukarpulsa terus memperlebar jarak

Dibanding laporan 16 Agu 2026. Klik tab di atas untuk lompat ke tabel detail.

Pergerakan terbesar
+2 poin
Viapulsa XL/Axis — bukan anomali (ambang >3 poin)
Upstream naik
2 dari 6 provider
Telkomsel & Smartfren — naik +1 di kedua tier
Provider margin ≤1%
2 tetap
Indosat (1%) & Smartfren (1%, membaik dari 0%)
Gap proyeksi tipis
0 provider
Tapi Axis/XL menyempit ke 3 poin (dari 4) — watchlist
Stabil

Tidak ada pergerakan ≥3 poin hari ini — hari paling tenang sejak monitoring berjalan, kontras dengan anomali Tukarpulsa Smartfren -5 poin kemarin. Pergerakan terbesar hanya Viapulsa XL/Axis +2.

Kompetitor

Tukarpulsa naik 2 hari berturut-turut di Telkomsel & XL/Axis (kini 85% dan 90%) — memperkuat status pemenang tunggal dan memperlebar gap Pulsafa di kedua provider ini.

Upstream

Ragil Convert naik +1 di Telkomsel & Smartfren (kedua tier) — margin Pulsafa membaik otomatis di dua provider tanpa perlu ubah rate customer.

02 — Tabel 1

Tukarpulsa perkuat posisi tunggal di Telkomsel & XL/Axis

% dari nilai pulsa. Hijau = rate tertinggi per baris (antar kompetitor), merah = terendah. Pulsafa ditampilkan sebagai pembanding, bukan bagian dari perhitungan tertinggi/terendah.

Provider Tetrapulsa byPulsa Viapulsa Tukarpulsa Sukma Convert Novapulsa Pulsafa Rate Tertinggi Pemenang
Telkomsel 79%79%81%85%82%78% 83%85%Tukarpulsa
XL / Axis 84%85%89%90%87%82% 87%90%Tukarpulsa
Indosat 84%84%84%84%83%80% 85%84%4-way tie ¹
Tri / Three 80%79%80%82%80%78% 82%82%Tukarpulsa
Smartfren 78%76%75%76%78% 81%78%Tetrapulsa, Sukma ²
¹ Indosat: tie 84% antara Tetrapulsa, byPulsa, Viapulsa, dan Tukarpulsa. ² Smartfren: Tetrapulsa & Sukma Convert tie di 78%.
Tukarpulsa memperkuat posisi pemenang tunggal di Telkomsel & XL/Axis dengan menaikkan rate lagi hari ini, setelah kemarin sempat kehilangan status tunggal di Smartfren.
Pulsafa unggul di Indosat (+1) dan Smartfren (+3), tie di Tri/Three, tertinggal di Telkomsel (-2) dan XL/Axis (-3) — jarak melebar dari kemarin (-1 dan -2) karena Tukarpulsa naik lebih cepat dari Pulsafa. Novapulsa tidak menampilkan rate Smartfren. XL & Axis tampil sebagai satu rate gabungan di Tetrapulsa / byPulsa / Tukarpulsa / Novapulsa / Pulsafa.
03

Harga jual upstream — Ragil Convert

Rate yang diterima Pulsafa saat menjual balik pulsa yang terkumpul dari customer. Basis cost-of-fund untuk simulasi margin.

ProviderTier Rp25rb–499rbTier Rp500rb–1jtvs kemarin
Telkomsel88%89%▲ +1
Indosat88%89%= tetap
Axis93%94%= tetap
XL93%94%= tetap
Three86%87%= tetap
Smartfren84%85%▲ +1
Telkomsel & Smartfren naik +1 poin di kedua tier. Provider lain (Indosat, Axis, XL, Three) tidak berubah dari kemarin. Kenaikan ini menambah revenue per unit untuk kedua provider, jadi margin membaik tanpa Pulsafa menyentuh rate customer. Ragil Convert juga menjual Garena diamond — di luar scope pulsa seluler, diabaikan.
04 — Tabel 2 & 3

Gap vs upstream, dan saran rate Pulsafa

Gap = Rate Upstream (tier Rp500rb–1jt) − Rate Tertinggi Kompetitor. Aturan saran: gap ≥ 2 poin → rate tertinggi kompetitor +1; gap < 2 → samakan; guard: saran tidak boleh ≥ rate upstream. Gap Axis/XL menyempit karena kompetitor naik lebih cepat dari upstream.

ProviderTertinggi KompetitorUpstreamGapGap Kemarin
Telkomsel85%89%44
Indosat84%89%55
Axis90%94%45
XL90%94%45
Tri / Three82%87%55
Smartfren78%85%76
ProviderRate PulsafaTertinggi KompetitorSaran RateAturanDeltaStatus
Telkomsel83%85%86%+1+3perlu naik
Indosat85%84%85%+10sudah unggul
Axis87%90%91%+1+4perlu naik
XL87%90%91%+1+4perlu naik
Tri / Three82%82%83%+1+1perlu naik
Smartfren81%78%81% ³override0pertahankan
³ Override — bukan hasil formula mentah. Formula mekanis (kompetitor tertinggi +1) menghasilkan 79%, yaitu penurunan dari rate Pulsafa saat ini (81%). Pulsafa sudah unggul 3 poin dari kompetitor tertinggi — menurunkan rate customer tidak masuk akal secara bisnis. Rekomendasi aktual: pertahankan 81%. Situasi ini berulang dari kemarin; perlu keputusan manusia kalau berlanjut atau ada arahan margin minimum yang mengharuskan penurunan.
05 — Tabel 4 & Simulasi

Margin proyeksi & simulasi harian

Tabel 4: gap = rate upstream (tier2) − saran rate (= margin kotor kalau saran diterapkan). Smartfren pakai rate override 81%, bukan formula mentah. Simulasi: tier Rp25rb–499rb, overhead operasional asumsi 2% — belum ada angka riil, ditandai eksplisit.

ProviderSaran RateUpstreamGap (margin)Gap Kemarin
Telkomsel86%89%33
Indosat85%89%44
Axis91%94%3 ⚠️4
XL91%94%3 ⚠️4
Tri / Three83%87%44
Smartfren81% ³85%43
ProviderJual Upstream (t1)Beli PulsafaMargin SekarangKemarinΔAvg KompetitorMargin jika match avg
Telkomsel88%83% +3%+2%+1 80.7%
+5.3%
Indosat88%85% +1%+1%0 83.2%
+2.8%
Axis93%87% +4%+4%0 86.2%
+4.8%
XL93%87% +4%+4%0 86.2%
+4.8%
Tri / Three86%82% +2%+2%0 79.8%
+4.2%
Smartfren84%81% +1%0%+1 76.6%*
+5.4%
Telkomsel & Smartfren membaik +1 poin — murni dari kenaikan upstream, rate customer tidak disentuh sama sekali. Provider margin tipis (≤1%) tetap 2 hari berturut-turut: Indosat (1%, stagnan) dan Smartfren (1%, membaik dari 0%). *Rata-rata Smartfren dari 5 platform (Novapulsa tidak menampilkan rate Smartfren). Bar di kolom terakhir menunjukkan skala relatif margin potensial antar provider, bukan skala absolut 0–100%.
06 — Tabel 5

Pergerakan rate kompetitor, hari ini vs kemarin

17 Agu 2026 vs 16 Agu 2026. Tidak ada pergerakan ≥3 poin — hari paling stabil sejak monitoring. Pergerakan upstream Ragil Convert dicatat terpisah di §03.

ProviderTetrapulsabyPulsaViapulsaTukarpulsaSukma ConvertNovapulsa
Telkomsel 79% =79% =81% ▲ +1 85% ▲ +182% ▲ +178% =
XL / Axis 84% =85% =89% ▲ +2 90% ▲ +187% =82% =
Indosat 84% =84% =84% = 84% =83% =80% =
Tri / Three 80% =79% =80% = 82% =80% =78% =
Smartfren 78% =76% =75% = 76% =78% =
Tidak ada pergerakan ≥3 poin hari ini — hari paling stabil sejak monitoring berjalan. Terbesar: Viapulsa XL/Axis +2. Tetrapulsa, byPulsa, dan Novapulsa diam total di semua provider; Indosat, Tri/Three, dan Smartfren juga diam total di semua kompetitor. Tukarpulsa & Sukma Convert masing-masing naik Telkomsel +1; Viapulsa naik Telkomsel +1 dan XL/Axis +2.
07

Insight & rekomendasi

01

Hari paling stabil sejak monitoring berjalan — tidak ada anomali >3 poin, kontras dengan anomali Tukarpulsa kemarin. Kondisi baik untuk mengevaluasi tren jangka menengah tanpa noise.

02

Tukarpulsa terus memperkuat posisi di Telkomsel & XL/Axis — dua hari berturut-turut naik di kedua provider ini. Kalau tren berlanjut, gap Pulsafa akan terus melebar kecuali rate customer disesuaikan.

03

Kenaikan upstream Telkomsel & Smartfren memberi ruang margin ekstra tanpa risiko — rate customer bisa dinaikkan sesuai Tabel 3 sambil tetap memperbaiki margin.

04

Jangan ikuti saran formula mentah untuk Smartfren (79%, turun dari 81%) — override ke pertahankan 81%, situasi ini berulang dari kemarin, lihat catatan ³ di §04.

05

Indosat & Smartfren tetap prioritas review margin tipis (1% dan 1%) — dua hari berturut-turut di kategori ini meski provider lain membaik.

06

Gap margin proyeksi Axis/XL menyempit ke 3 poin (dari 4) — belum kritis, tapi perlu dipantau kalau Tukarpulsa terus naik tanpa diimbangi kenaikan upstream.

08 — Prioritas

Actionable summary

1

Terapkan saran rate Tabel 3Telkomsel 86%, Axis/XL 91%, Tri/Three 83% — mengejar kenaikan Tukarpulsa sambil margin proyeksi tetap sehat (3-4 poin).

2

Jangan turunkan rate SmartfrenFormula mentah menyarankan 79%, tapi Pulsafa sudah unggul 3 poin dari kompetitor tertinggi (78%). Pertahankan 81%, situasi override berulang dari kemarin.

3

Pantau TukarpulsaDua hari berturut-turut naik di Telkomsel & XL/Axis, berpotensi terus memperlebar gap kalau Pulsafa tidak menyesuaikan rate.

·

Indosat & Smartfren tetap margin ≤1% — review menyeluruh, dua hari berturut-turut di kategori tipis meski Smartfren sudah membaik dari 0%.

·

Gap margin proyeksi Axis/XL menyempit ke 3 poin (dari 4) — belum mendesak, masukkan ke watchlist kalau tren kompetitor naik terus berlanjut.